kementerian komunikasi juga informatika membuat layanan perizinan spektrum secara daring (internet) atau e-licensing.
layanan ini juga mampu menekan tingkat ketidakpastian (perizinan frekuensi radio) karena ada transparansi serta partisipasi penduduk, tutur menteri komunikasi juga informatika tifatul sembiring selama jakarta, rabu.
tifatul menungkapkan, pemohon perizinan spektrum dapat hapal juga menelusuri proses perizinan termasuk uang lisensi ataupun pun pengusutan apabila terjadi penyelewengan perizinan dengan layanan sistem Informasi manajemen sumber daya serta perangkat pos dan informatika (sims) tersebut.
layanan ini memungkinkan pemohon izin agar mengajukan perizinan frekuensi radio ke ditjen sumber daya juga perangkat pos dan informatika (sdppi) tanpa harus berhadapan dengan kaum petugas, papar direktur jenderal sdppi kominfo, budi setiawan.
Informasi Lainnya:
- Honda CR-V Jadi Mobil SUV Terlaris
- RajaKamar Ahlinya Hotel Indonesia
- Menghilangkan bekas jerawat
- Promosi Bisnis Internet
budi menyampaikan aplikasi sims berbasis komputasi awan itu mau mendukung peningkatan pendapatan negara bukan pajak (pnbp) daripada uang hak penggunaan izin stasiun radio (bhp-isr) dan sertifikasi perangkat pos serta informatika, disamping memberhentikan rantai birokrasi juga masa proses perizinan.
pnbp total kementerian komunikasi serta informatika selama lalu mencapai lebih daripada rp11,584 triliun melalui pnbp dari lisensi spektrum radio mencapai sekitar rp9,4 triliun. sistem mendaftar serta perizinan spektrum online tersebut merupakan pengembangan dari sistem automated frequency management system (afms) generasi pertama serta generasi kedua.